PAPUA, Keerom – Semangat persatuan dan kebhinnekaan
kembali digaungkan di wilayah perbatasan RI–PNG melalui kegiatan Kuali Merah
Putih bertema “Merajut Kebhinnekaan dan Persatuan” yang digelar di Kampung
Banda, Kalifam dan Pund, Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Papua, Rabu
(13/05/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Kasdim 1701/Jayapura Letkol Arm.
Mustafa, S.T., M.IP., hadir mewakili Dandim 1701/Jayapura bersama unsur TNI,
tokoh adat, tokoh masyarakat, serta ratusan warga Distrik Waris. Kegiatan
dipimpin langsung oleh Pangkogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto, S.I.P., M.Si., dan dihadiri kurang lebih 700 orang.
Turut hadir Pangkoops TNI Habema Mayjen TNI Yudha Aerlangga,
Kasdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Haryantana, sejumlah pejabat TNI di
lingkungan Koops TNI Habema dan Satgas Swasembada, Kapolsek Waris, Danramil
1701-05/Waris, Kepala Suku Waris Bapak Nerius May, serta Sdr. Bobon Santoso
bersama Tim Kuali Merah Putih.
Kegiatan diawali dengan pengerahan masyarakat oleh Babinsa
Koramil 1701-05/Waris dari Kampung Pund dan Kalifam menuju lokasi kegiatan
menggunakan kendaraan truk. Setibanya di Kampung Banda, rombongan
Pangkogabwilhan III disambut hangat melalui prosesi adat dan tarian khas
masyarakat Waris yang mencerminkan kuatnya nilai budaya dan persaudaraan di
tanah Papua.
Dalam sambutannya, Kepala Suku Waris Bapak Nerius May
menyampaikan harapan masyarakat agar pembangunan di wilayah perbatasan terus
mendapat perhatian pemerintah, khususnya terkait infrastruktur, pendidikan,
kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.
“Kami masyarakat Waris tetap merah putih dan siap menjaga
keamanan serta ketertiban demi mendukung pembangunan di wilayah perbatasan,”
ujarnya.
Sementara itu, Pangkogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto
menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat masyarakat Distrik Waris dan
menegaskan bahwa kegiatan Kuali Merah Putih menjadi simbol kuatnya kebersamaan
antara TNI dan rakyat.
“Kegiatan ini bukan hanya sekadar memasak bersama, tetapi
menjadi momentum mempererat tali persaudaraan, memperkuat persatuan dan
menghadirkan semangat kebangsaan di wilayah perbatasan,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, Sdr. Bobon Santoso bersama Tim
Kuali Merah Putih melaksanakan prosesi masak besar bersama masyarakat dan
Satgas Swasembada Yonif 643/WNS dengan menu gulai daging sapi.
Selain itu, dilaksanakan juga bakar batu, pengobatan gratis,
serta pembagian makanan kepada masyarakat. Sebagai bentuk kepedulian kepada
masyarakat adat di wilayah perbatasan, Tim Kuali Merah Putih juga menyerahkan
delapan ekor babi kepada perwakilan masyarakat Waris.
Di tempat yang sama, Kasdim 1701/Jayapura Letkol Arm.
Mustafa, S.T., M.IP., menegaskan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak
hanya dalam aspek pertahanan dan keamanan, tetapi juga sebagai mitra rakyat
dalam menjaga persatuan serta mendukung pembangunan wilayah.
“Kegiatan Kuali Merah Putih ini menjadi wujud nyata
sinergitas antara TNI dan masyarakat dalam memperkuat nilai kebangsaan, menjaga
persatuan serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah
perbatasan. Dengan kebersamaan, pembangunan dan kesejahteraan masyarakat akan
semakin baik,” ujar Kasdim.
Suasana penuh keakraban tampak mewarnai seluruh rangkaian
kegiatan. Kebersamaan antara aparat TNI dan masyarakat semakin terasa saat
seluruh peserta larut dalam tarian adat bersama sebagai simbol persatuan,
keharmonisan dan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Redaksi
Papua)

.png)
.png)
.jpg)
.png)









fteqjhn.png)
Komentar
Tuliskan Komentar Anda!