Komandan Kodim 1707/Merauke Letkol Czi Dili Eko Setyawan,
S.Ak., M.Han menegaskan bahwa keberadaan TNI di daerah salah satunya adalah
membantu Pemerintah Daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,
khususnya melalui sektor pertanian. Hal tersebut disampaikannya saat
melaksanakan Dialog Interaktif bersama RRI Merauke dalam rangka mendukung
Swasembada Pangan Nasional dari Pelosok Timur Indonesia.
Kegiatan tersebut berlangsung di area persawahan lahan CSR
Kampung Amunkay SP8, Distrik Tanah Miring, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua
Selatan, Senin (26/1/2026).
Dalam dialog tersebut, Dandim menjelaskan bahwa peran
Babinsa di lapangan telah berjalan sesuai tugas dan fungsi, khususnya dalam
pendampingan kepada para petani. Babinsa secara aktif meningkatkan pengetahuan
di bidang pertanian agar memiliki keterampilan yang memadai dalam mendampingi
masyarakat.
”Babinsa juga menjalin kerja sama dengan Dinas Tanaman
Pangan serta dinas terkait lainnya untuk melaksanakan penyuluhan dan pelatihan
kader. Pengetahuan yang dimiliki diharapkan dapat ditularkan kepada masyarakat,
khususnya para petani”. ujar Dandim.
Ia menambahkan, pada tahun ini pihaknya terus berupaya
meningkatkan jumlah kader penyuluh pertanian agar semakin banyak petani,
terutama petani pemula dan pengelola lahan cetak sawah baru, mendapatkan
pendampingan dan pengetahuan yang dibutuhkan.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Merauke Yoseph Bladib
Gebze, S.H., L.LM. menyampaikan apresiasi dan penghormatan kepada Presiden
Republik Indonesia beserta jajaran Kabinet, khususnya Menteri Pertanian, atas
perhatian yang besar terhadap pengembangan sektor pertanian di Kabupaten
Merauke.
Menurut Bupati, keberhasilan tersebut merupakan hasil
sinergi antara Pemerintah Daerah, TNI/Polri, Bulog, serta seluruh pihak
terkait, terutama para petani. “Penghargaan dari Kementerian Pertanian yang
diterima beberapa waktu lalu adalah hasil kerja bersama dan kami persembahkan
untuk semua”. ungkapnya.
Bupati Merauke juga menyampaikan bahwa saat ini Kabupaten
Merauke telah mencapai swasembada pangan. Dengan kondisi surplus beras, hasil
pertanian dapat dipasarkan dan disalurkan ke daerah lain melalui Bulog. Ke
depan, capaian tersebut diharapkan terus meningkat dengan tetap menjaga sinergi
dan kerja keras seluruh elemen.
Dialog interaktif turut dihadiri Pimpinan Cabang Bulog
Merauke Karennu, S.E., Kadis Tanaman Pangan Kab. Merauke Josefina, S.Hut.,
Pioner Cetak Sawah Rakyat Reinardus Ndiken, Kepala RRI Kab. Merauke Yakobus
Resubun, Pj. Ketua Satgas Swasembada Pangan Papua Selatan Oeng Anwarudin, para
PPL se-Distrik Tanah Miring, Gapoktan, para manajer BP se-Distrik Tanah Miring,
serta masyarakat Kampung Amunkay.














fteqjhn.png)
Komentar
Tuliskan Komentar Anda!