Keerom – Kepedulian terhadap fasilitas umum kembali
ditunjukkan aparat kewilayahan. Babinsa Koramil Arso, Koptu Laode Toniman,
turun langsung meninjau kondisi jembatan yang mengalami longsor akibat
tingginya curah hujan di Kampung Ifia Fia, Distrik Arso Barat, Kabupaten
Keerom, Senin (30/3/2016).
Peninjauan tersebut dilakukan sebagai langkah cepat dalam
memastikan kondisi terkini infrastruktur yang menjadi urat nadi aktivitas
masyarakat. Jembatan yang terdampak longsor ini berada di jalan poros
penghubung antara Kampung Yaturaharja (Arso X) dan Kampung Ifia Fia (Arso XI),
yang selama ini berperan penting dalam menunjang mobilitas warga, termasuk
akses anak-anak menuju sekolah, distribusi hasil pertanian, serta kegiatan
ekonomi masyarakat.
Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, bagian jembatan
yang mengalami longsor diperkirakan memiliki panjang sekitar 5 meter dengan
lebar 4 meter. Kerusakan tersebut mengakibatkan kendaraan roda empat untuk
sementara tidak dapat melintas. Sementara itu, kendaraan roda dua masih dapat
melintas, namun harus dengan kewaspadaan tinggi mengingat kondisi struktur
tanah di sekitar jembatan yang labil dan berpotensi mengalami longsor susulan.
Babinsa Koptu Laode Toniman menyampaikan bahwa keberadaan
jembatan tersebut sangat vital bagi masyarakat setempat, sehingga kerusakan
yang terjadi perlu segera mendapat perhatian serius dari pihak terkait. Ia juga
menekankan pentingnya langkah cepat dalam penanganan guna mencegah dampak yang
lebih luas terhadap aktivitas warga.
“Apabila curah hujan kembali meningkat, kondisi jembatan
dikhawatirkan akan semakin parah dan berpotensi putus total, sehingga dapat
mengisolasi akses antar kampung,” ungkapnya di sela-sela kegiatan peninjauan.
Selain melakukan pengecekan, Babinsa juga aktif
berkoordinasi dengan aparat kampung dan pemerintah distrik setempat guna
melaporkan kondisi tersebut sebagai bahan tindak lanjut. Upaya ini diharapkan
dapat mempercepat proses penanganan darurat maupun perbaikan permanen oleh
instansi terkait.
Di sisi lain, masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati
saat melintasi jembatan tersebut serta mengutamakan faktor keselamatan. Babinsa
juga mengajak warga untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan sekitar,
termasuk memberikan tanda peringatan sederhana di area rawan guna mencegah
terjadinya kecelakaan.
Dengan adanya langkah cepat dari aparat teritorial di
lapangan, diharapkan penanganan jembatan yang longsor ini dapat segera
terealisasi, sehingga konektivitas antar wilayah kembali pulih dan aktivitas
masyarakat dapat berjalan normal tanpa hambatan. (Redaksi Papua)














fteqjhn.png)
Komentar
Tuliskan Komentar Anda!