Jayapura – Kepala Staf Kodim
(Kasdim) 1701/Jayapura, Letkol Arm Mustafa Lara, S.T., M.IP., didampingi
Pasiter Kodim 1701/Jayapura Mayor Inf Afandi serta sepuluh mahasiswa Fakultas
Hukum Universitas Yapis Papua, mengikuti Video Conference (Vicon) Pembinaan
Komunikasi Sosial Cegah Tangkal Radikalisme/Separatisme Tingkat Pusat TA 2025,
Kamis (6/11/2025).
Kegiatan yang digelar oleh
Waaster Kasad Bidang Binter Brigjen TNI Taufiq Shobri, M.Han., tersebut diikuti
secara serentak oleh seluruh jajaran Kodim di Indonesia. Untuk Kodim
1701/Jayapura, pelaksanaan Vicon berlangsung di Ruang Data Kodim 1701/Jayapura,
di Jln. Dr. Sam Ratulangi, Dok V Atas, Kelurahan Bhayangkara, Distrik Jayapura
Utara, Kota Jayapura.
Dalam keterangannya, Kasdim
1701/Jayapura menegaskan bahwa pelibatan mahasiswa dalam kegiatan ini merupakan
langkah strategis dalam memperkuat ketahanan nasional, khususnya melalui
peningkatan wawasan kebangsaan di kalangan generasi muda. Menurutnya, pemuda
harus dibekali pemahaman yang benar terkait bahaya radikalisme dan separatisme
agar tidak mudah terpengaruh oleh narasi yang memecah belah bangsa.
“Kami berharap para mahasiswa
yang hadir dapat menjadi agen penyebar informasi positif di kampus maupun
masyarakat. Mereka adalah garda terdepan dalam menangkal segala bentuk upaya
yang berpotensi mengancam keutuhan NKRI,” tegas Letkol Mustafa usai pelaksanaan
Vicon.
Vicon tersebut menghadirkan para
narasumber dari Mabesad dan sejumlah lembaga terkait. Materi yang disampaikan
di antaranya terkait strategi pencegahan berkembangnya paham radikal dan
gerakan separatis, terutama di lingkungan pelajar dan mahasiswa yang rentan
terhadap provokasi, propaganda, dan misinformasi.
Peserta juga diberikan pembekalan
mengenai pemanfaatan media sosial secara bijak, sehingga dapat menjadi sarana
penyebaran konten positif serta meminimalisir penyalahgunaan platform digital
sebagai alat penyebaran ideologi yang bertentangan dengan Pancasila dan UUD
1945.
Pada akhir kegiatan, seluruh
peserta menyatakan komitmen untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa
dalam menghadapi perkembangan teknologi dan dinamika tantangan keamanan
nasional yang semakin kompleks.
Salah satu mahasiswa Fakultas
Hukum Universitas Yapis Papua, Arsyad Ainur Rahman, mengaku mendapatkan banyak
wawasan baru dari kegiatan tersebut.
“Kami sebagai generasi muda harus
lebih peduli terhadap ancaman terhadap kedaulatan negara. Melalui kegiatan ini,
kami semakin paham betapa pentingnya peran mahasiswa dalam menjaga keutuhan
NKRI,” ujarnya penuh semangat.
Melalui kegiatan ini, Kodim
1701/Jayapura kembali menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pembinaan
komunikasi sosial bersama seluruh komponen bangsa, guna menjaga harmoni dan
memperkuat ketahanan nasional dari ancaman ideologi yang merusak kehidupan
bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, pungkasnya. (Redaksi Papua)


.png)











fteqjhn.png)
Komentar
Tuliskan Komentar Anda!