Jayapura — Dalam upaya mendukung
kelancaran dan kesuksesan pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan
Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua, pada 6 Agustus 2025, Kodim
1701/Jayapura mengerahkan personel Babinsa untuk melaksanakan pengamanan ketat
serta mengawal distribusi logistik pemilu ke sejumlah wilayah, meliputi Kota
Jayapura, Kabupaten Jayapura, dan Kabupaten Keerom. Selasa (5/8/2025)
Dandim 1701/Jayapura, Letkol Inf
Taufik Hidayat, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk nyata komitmen
TNI AD dalam menjaga stabilitas nasional dan memastikan pelaksanaan pesta
demokrasi berlangsung aman, damai, dan jujur.
“Kami menempatkan personel Babinsa di
setiap titik distribusi logistik, mulai dari gudang KPU hingga ke Tempat
Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di wilayah Kodim 1701. Ini adalah tugas
negara, dan kami pastikan logistik tiba tepat waktu dalam kondisi aman dan
lengkap,” tegas Letkol Taufik.
Pengamanan yang dilakukan tidak hanya
difokuskan pada aspek fisik logistik, tetapi juga mencakup pemantauan situasi
keamanan secara menyeluruh. Babinsa diterjunkan ke wilayah-wilayah yang dinilai
rawan untuk mengantisipasi potensi gangguan selama proses PSU berlangsung.
Sinergi lintas sektor menjadi kunci
keberhasilan pelaksanaan pengamanan ini. Kodim 1701/Jayapura menjalin
koordinasi erat dengan Kepolisian, Komisi Pemilihan Umum (KPU), serta Badan
Pengawas Pemilu (Bawaslu). Koordinasi rutin dilakukan guna memastikan seluruh
tahapan distribusi logistik berjalan sesuai rencana, mulai dari pengangkutan,
pengamanan, hingga pendistribusian ke TPS, termasuk di wilayah-wilayah
terpencil.
“Kami menjunjung tinggi netralitas dan
berkomitmen untuk memastikan masyarakat dapat menyalurkan hak pilihnya secara
bebas, tanpa tekanan atau gangguan apa pun,” tambah Dandim.
Selain itu, Letkol Taufik juga
mengimbau masyarakat untuk turut serta menjaga situasi tetap kondusif. Ia
mengajak seluruh elemen warga agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang
dapat memecah belah persatuan, serta menggunakan hak pilih secara bijak demi
masa depan Papua yang lebih baik.
Pelaksanaan PSU ini merupakan bagian
dari proses demokrasi yang harus dijaga dan didukung bersama. Dengan pengamanan
yang optimal dan partisipasi aktif masyarakat, diharapkan PSU dapat berjalan
lancar, aman, dan menghasilkan pemimpin yang sah serta mendapat kepercayaan
rakyat Papua. (Redaksi
Papua)
.png)













fteqjhn.png)
Komentar
Tuliskan Komentar Anda!