Sentani – TNI Angkatan Darat melalui Kodam XVII/Cenderawasih
secara resmi memulai pembangunan Jembatan Garuda Tahap III yang dilaksanakan
secara serentak di 15 titik di wilayah Papua. Khusus di wilayah Kodim
1701/Jayapura, pembangunan dilaksanakan di 13 titik yang tersebar di Kabupaten
Jayapura dan Kabupaten Keerom. Kegiatan ground breaking dipusatkan di Kampung
Benyom Jaya I, Blok D, Distrik Nimbokrang, Kabupaten Jayapura, Kamis
(4/6/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Pangdam
XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang, dan dihadiri para
Pejabat Utama Kodam XVII/Cenderawasih, jajaran Korem 172/PWY, Forkopimda
Kabupaten Jayapura, unsur TNI-Polri, pemerintah distrik, tokoh adat, tokoh
agama, serta masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Pangdam XVII/Cenderawasih menegaskan
bahwa pembangunan Jembatan Garuda merupakan wujud nyata komitmen TNI Angkatan
Darat dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di Tanah Papua,
khususnya di wilayah yang masih menghadapi keterbatasan akses transportasi.
Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut diharapkan mampu
mengurangi keterisolasian wilayah, meningkatkan konektivitas antar kampung dan
distrik, serta memperlancar mobilitas masyarakat.
Selain itu, pembangunan jembatan juga diyakini akan
mendukung distribusi logistik dan hasil pertanian, sekaligus membuka peluang
ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.
“Pembangunan Jembatan Garuda ini merupakan wujud nyata
kepedulian TNI AD dalam membantu pemerintah daerah mempercepat pembangunan dan
meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Infrastruktur ini bukan hanya menjadi
penghubung fisik, tetapi juga menjadi penghubung harapan serta penggerak
pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujar Pangdam.
Sementara itu, Kepala Distrik Nimbokrang, Sujono Efendi,
menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dimulainya pembangunan jembatan
yang telah lama dinantikan masyarakat. Menurutnya, keberadaan Jembatan Garuda
merupakan kebutuhan yang sangat penting untuk menunjang aktivitas masyarakat,
khususnya dalam sektor transportasi, distribusi barang, dan pengembangan
ekonomi lokal.
Pemerintah Distrik Nimbokrang juga menilai pembangunan
jembatan ini akan memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan
aksesibilitas wilayah serta memperkuat konektivitas antar kampung di distrik
tersebut.
Program Jembatan Garuda merupakan bagian dari implementasi
komitmen TNI Angkatan Darat melalui semangat “TNI AD Hadir untuk Rakyat”, yang
berorientasi pada pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat guna mendukung
pemerataan pembangunan di Papua.
Di tempat yang sama, Dandim 1701/Jayapura, Kolonel Inf
Taufik Hidayat, menyampaikan bahwa pelaksanaan ground breaking Jembatan Garuda
di Distrik Nimbokrang menjadi bukti nyata sinergi antara TNI AD, pemerintah
daerah, dan masyarakat dalam mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di
wilayah pedalaman Kabupaten Jayapura.
“Pembangunan Jembatan Garuda di Kampung Benyom Jaya I ini
merupakan bagian dari program strategis Kodam XVII/Cenderawasih yang
dilaksanakan secara serentak di 15 titik. Kehadiran jembatan ini diharapkan
memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan akses
transportasi, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta memperkuat roda
perekonomian warga,” ungkap Dandim.
Lebih lanjut, Dandim menegaskan bahwa TNI AD akan terus
berperan aktif mendukung program pemerintah daerah dalam mempercepat
pembangunan, khususnya di wilayah yang masih membutuhkan peningkatan
infrastruktur dasar.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk
bersama-sama mendukung, menjaga, dan merawat hasil pembangunan tersebut agar
manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh generasi mendatang.
“Kami berharap masyarakat dapat ikut menjaga dan merawat
hasil pembangunan ini sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang
serta berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tutup
Dandim.
Dengan dimulainya pembangunan Jembatan Garuda Tahap III,
diharapkan aksesibilitas masyarakat di Distrik Nimbokrang dan wilayah
sekitarnya semakin meningkat. Kehadiran infrastruktur tersebut diharapkan
menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi, memperkuat konektivitas antarwilayah,
serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (Redaksi
Papua)














fteqjhn.png)
Komentar
Tuliskan Komentar Anda!