Jayapura
– Semarak kemerdekaan terasa di berbagai penjuru tanah air, dalam rangka
memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia. Babinsa
Koramil 1701-22/Muara Tami, Sertu Dahlan Duwila, hadir mendampingi warga Jalan
Abepura 1, RW 005, Kelurahan Koya Barat, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura,
menggelar berbagai lomba rakyat pada Senin (11/8/2025).
Kegiatan
yang berlangsung penuh keceriaan ini diikuti warga dari berbagai kalangan usia,
mulai anak-anak hingga orang tua. Antusiasme terlihat sejak awal, mengingat
perlombaan tersebut telah menjadi tradisi tahunan setiap menjelang 17 Agustus.
Beragam
jenis lomba digelar, antara lain lomba keleng untuk anak-anak, lari untuk
anak-anak, memasukkan bolpoin ke dalam botol, hingga pecah balon khusus
ibu-ibu. Meski terbilang sederhana, setiap lomba memicu tawa riang, teriakan
semangat, dan sorak-sorai dari para penonton yang memadati lokasi acara.
Turut
hadir dalam kegiatan ini Ketua RT 05, Bapak Suyadi, dan Ketua RW 05, Bapak
Murdiono, yang bersama Babinsa tak hanya memberi dukungan moral, tetapi juga
ikut berinteraksi dan bercanda dengan warga yang tengah bertanding.
Sertu
Dahlan Duwila menyampaikan bahwa keterlibatannya merupakan bagian dari komitmen
TNI untuk mendukung kegiatan positif di masyarakat.
“Melalui
perlombaan sederhana ini, kita ingin menumbuhkan rasa persatuan dan semangat
gotong royong di lingkungan masyarakat. Momen seperti ini sangat penting untuk
mempererat hubungan antarwarga,” ujarnya.
Selain mempererat persaudaraan,
kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi bagi warga yang selama ini
disibukkan oleh rutinitas masing-masing. Anak-anak tampak gembira mendapatkan
pengalaman berkompetisi secara sehat, sementara para orang tua merasa bangga
menyaksikan semangat generasi muda dalam menyambut hari bersejarah bangsa.
Suasana semakin meriah saat
momen-momen lucu terjadi, seperti peserta yang terjatuh saat lomba lari namun
tetap tertawa, atau ibu-ibu yang berkejaran penuh semangat dalam lomba pecah
balon.
Ketua RW 05, Bapak Murdiono, berharap
kegiatan serupa terus dilaksanakan setiap tahun.
“Ini bukan sekadar lomba, tapi cara
kita mengingat perjuangan para pahlawan yang memerdekakan Indonesia, sekaligus
menjaga persaudaraan di kampung kita,” ujarnya.
Dengan semangat merah putih yang
berkobar di setiap hati, perayaan ini menjadi bukti bahwa nilai persatuan dan
kebersamaan terus hidup di tengah masyarakat, sejalan dengan warisan semangat
kemerdekaan dari para pejuang bangsa. (Redaksi
Papua)



.png)










fteqjhn.png)
Komentar
Tuliskan Komentar Anda!