Merauke— Panglima Kodam XXIV/Mandala Trikora, Mayjen TNI
Lucky Avianto, S.I.P., M.Si., mengajak seluruh prajurit dan keluarga besar
Kodam XXIV/MT untuk meneladani akhlak mulia Rasulullah Shallallahu Alaihi
Wasallam sebagai landasan membentuk karakter prajurit yang prima guna
menyongsong Indonesia Maju. Ajakan tersebut disampaikan Pangdam saat memberikan
sambutan dalam Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 27 Rajab 1447 H/2026,
yang digelar di Masjid At-Taqwa Makodam XXIV/MT, Merauke. Papua Selatan. Jumat
(16/1/2026).
Peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW kali ini mengusung
tema “Meneladani Akhlak Mulia Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam Guna
Membentuk Karakter Prajurit yang Prima Menuju Indonesia Maju” turut hadir dan
mendampingi Pangdam XXIV/MT Ny. Dian Lucky Avianto (Ketua Persit KCK Daerah
XXIV/MT), Irdam XXIV/MT Brigjen TNI Dwi Endrosasongko, S.Sos., M.I.P., para
Asisten Kasdam, para Dan/Kabalakdam XXIV/MT, Danbrigif 83/Bugodi, prajurit,
serta pengurus dan anggota Persit KCK Daerah XXIV/MT.
Dalam sambutannya, Pangdam menekankan bahwa peringatan Isra
Mi’raj bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum penting untuk
memperkuat keimanan dan ketakwaan, khususnya melalui penegakan ibadah shalat.
Pangdam menjelaskan bahwa Rasulullah SAW memiliki empat sifat utama, yakni
Shiddiq (jujur), Amanah (dapat dipercaya), Tabligh (menyampaikan kebenaran),
dan Fathonah (cerdas), yang harus dijadikan teladan dalam kehidupan prajurit.
“Jika keempat sifat Rasulullah SAW ini kita tanamkan dalam
diri prajurit dan keluarga besar Kodam XXIV/Mandala Trikora, maka akan
terbentuk karakter prajurit yang berakhlak mulia, profesional, dan bertanggung
jawab dalam setiap pelaksanaan tugas,” ujar Pangdam.
Lebih lanjut, Pangdam mengingatkan bahwa peristiwa Isra
Mi’raj merupakan perintah langsung Allah SWT kepada Rasulullah SAW berupa
kewajiban salat lima waktu. Oleh karena itu, Pangdam mengajak seluruh prajurit
untuk senantiasa menjaga dan menegakkan salat sebagai fondasi utama pembentukan
akhlakul karimah, terlebih menjelang datangnya bulan suci Ramadan.
Peringatan Isra Mi'raj diawali dengan pembacaan ayat suci
Al-Qur’an, dilanjutkan pembacaan shalawat Nabi Muhammad SAW. Tausiah
disampaikan oleh Ustad Nasrul, yang menekankan pentingnya salat sebagai tiang
agama, tanggung jawab kepemimpinan dalam membina keimanan, serta keutamaan
kejujuran dan amanah dalam kehidupan sehari-hari, baik sebagai prajurit,
pemimpin, maupun kepala keluarga.
Ustad Nasrul juga mengingatkan bahwa setiap amanah dan
kepemimpinan akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah SWT, sehingga
nilai-nilai religius harus senantiasa menjadi pedoman dalam menjalankan tugas
dan pengabdian kepada bangsa dan negara.
Peringatan Isra Mi’raj di lingkungan Kodam XXIV/Mandala
Trikora ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustad Nasrul, sebagai
wujud harapan agar seluruh prajurit dan keluarga besar Kodam XXIV/MT senantiasa
diberikan kesehatan, keselamatan, serta kemampuan untuk meneladani akhlak
Rasulullah SAW dalam mewujudkan prajurit yang prima dan berkarakter menuju
Indonesia Maju.














fteqjhn.png)
Komentar
Tuliskan Komentar Anda!