MERAUKE – Pangdam XXIV/MT Mayjen TNI Frits Wilem Rizard
Pelamonia, S.E. pimpin langsung pelaksanaan Upacara Bendera 17-an yang
berlangsung khidmat pada Senin (20/04/2026), bertempat di Lapangan Upacara
Makodam XXIV/MT, Jl. Poros Tanah Miring, Merauke, Papua Selatan. Upacara
tersebut turut di ikuti oleh Kasdam XXIV/MT Brigjen TNI Eventius Teddy Danarto,
Irdam XXIV/MT Brigjen TNI Dwi Endrosasongko, S.Sos., M.I.P, para Asisten
Kasdam, serta para Dan/Kabalakdam XXIV/MT.
Dalam kesempatan tersebut, Pangdam XXIV/MT membacakan amanat
Panglima TNI Agus Subiyanto yang menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas
semangat, dedikasi, serta loyalitas seluruh prajurit TNI dalam menjalankan
tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.
Dalam amanatnya ditegaskan bahwa peran prajurit TNI menjadi
semakin penting di tengah dinamika perkembangan lingkungan strategis global,
regional, maupun nasional yang semakin kompleks dan dinamis. Oleh karena itu,
seluruh personel dituntut untuk terus meningkatkan profesionalisme serta
kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai tantangan.
Namun demikian, Panglima TNI juga menyoroti masih adanya
peristiwa hukum yang melibatkan oknum anggota TNI. Hal tersebut dinilai dapat
berdampak pada menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap institusi TNI. Untuk
itu, seluruh prajurit diingatkan agar senantiasa berhati-hati, teliti dalam
bertindak, serta selalu menjunjung tinggi hukum dan disiplin di mana pun
berada.
Selain itu, Panglima TNI juga menekankan pentingnya
kehati-hatian dalam penggunaan media sosial. Di era digital saat ini, maraknya
penyebaran opini, berita bohong, dan provokasi dinilai berpotensi memicu
perpecahan bangsa. Oleh sebab itu, prajurit dan PNS TNI diharapkan mampu
bersikap bijak dalam bermedia sosial, serta aktif menyampaikan hal-hal positif
guna menjaga nama baik institusi.
Lebih lanjut, prajurit juga diharapkan memiliki kepedulian
untuk memberikan klarifikasi secara santun apabila terdapat informasi yang
merugikan institusi TNI di ruang publik, khususnya di media sosial.
Menghadapi tantangan ke depan yang semakin kompleks,
Panglima TNI menekankan agar seluruh prajurit senantiasa meningkatkan keimanan
dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta memegang teguh nilai-nilai
Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan 8 Wajib TNI sebagai landasan dalam setiap
pelaksanaan tugas.
“Tingkatkan kehati-hatian dan ketelitian dalam bertindak,
serta junjung tinggi hukum dan kehormatan TNI. Bersikaplah bijak dalam
menyikapi setiap informasi, khususnya di media sosial. Jadilah pionir dalam
mewujudkan TNI yang Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif di
tengah perubahan strategis yang dinamis,” demikian pesan Panglima TNI dalam
amanatnya.
Upacara bendera 17-an ini menjadi momentum penting untuk
memperkuat komitmen prajurit Kodam XXIV/Mandala Trikora dalam menjaga
kedisiplinan, loyalitas, serta integritas sebagai garda terdepan pertahanan
negara.
.png)
.png)












fteqjhn.png)
Komentar
Tuliskan Komentar Anda!