Jayapura — Aksi Bersih Pantai Holtekamp menjadi momentum
penting yang mencerminkan kuatnya kolaborasi antara Pemerintah Kota Jayapura,
unsur TNI–Polri, pemangku kepentingan, masyarakat dan pelajar dalam menjaga
kebersihan dan kelestarian lingkungan. Kegiatan ini dirangkaikan dengan
pencanangan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-116 Kota Jayapura sekaligus peringatan
116 Tahun Pekabaran Injil di Tanah Tabi Tahun 2026.
Kepala Staf Kodim 1701/Jayapura, Letkol Arm Mustafa Lara,
S.T., M.IP., memimpin langsung keterlibatan personel Kodim 1701/Jayapura dalam
kegiatan yang digelar pada Jumat (13/2/2026) di sepanjang Jalan Poros
Holtekamp, Kampung Engros, Distrik Abepura. Aksi bersih tersebut dipusatkan di
kawasan Pantai Holtekamp, yang dikenal sebagai salah satu ikon wisata dan
etalase wajah Jayapura, dipimpin oleh Wali Kota Jayapura Abisai Rollo.
Mengusung tema “Dengan Kepedulian Bersama Kita Wujudkan Kota
yang Berbudaya, Religius, dan Sejahtera”, kegiatan ini dikoordinir oleh Kepala
DPKP Kota Jayapura Septinus Irreuw dan diikuti sekitar 3.000 peserta. Peserta
berasal dari unsur TNI–Polri, aparatur sipil negara (ASN) dan organisasi
perangkat daerah (OPD), tokoh agama, tokoh masyarakat, pelajar, hingga warga
dari berbagai kampung di wilayah Kota Jayapura.
Sejumlah pejabat daerah turut hadir dan berbaur langsung
bersama masyarakat, di antaranya Wakil Wali Kota Rustam Saru, Plt. Sekda Kota
Jayapura Muchlis Karim, S.E., M.M., CHCAE., Kepala Kejaksaan Negeri Jayapura
Adam Saimima, S.H., M.H., Kepala BPS Kota Jayapura Sugiyanto, S.ST., M.Si., jajaran pimpinan OPD, perwakilan TNI Angkatan
Laut, serta anggota DPR Kota Jayapura.
Dalam sambutannya selaku pembina apel, Wali Kota Jayapura
Abisai Rollo menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang sarat
makna tersebut. Ia menegaskan bahwa aksi bersih pantai ini merupakan tindak
lanjut dari arahan nasional untuk melaksanakan gerakan pembersihan pantai
secara serentak di seluruh daerah.
“Kebersihan adalah bagian dari iman. Lingkungan yang bersih
mencerminkan masyarakat yang beriman, beradab, dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Lebih lanjut, Abisai Rollo menekankan bahwa peringatan HUT
ke-116 Kota Jayapura bukan sekadar agenda seremonial, melainkan panggilan moral
bagi seluruh elemen masyarakat dari tingkat kampung hingga kota untuk
berkontribusi nyata dalam membangun Jayapura yang indah, bersih, sehat, aman,
dan nyaman bagi semua.
Sementara itu, Kasdim 1701/Jayapura Letkol Arm Mustafa Lara
menegaskan bahwa keterlibatan TNI AD dalam pencanangan HUT dan aksi bersih
pantai merupakan bentuk dukungan konkret terhadap program pemerintah daerah,
sekaligus wujud kepedulian TNI dalam menjaga kelestarian lingkungan, khususnya
kawasan pesisir.
Menurutnya, Pantai Holtekamp sebagai etalase Kota Jayapura
harus dirawat dan dijaga secara berkelanjutan oleh seluruh lapisan masyarakat.
Ia juga mengapresiasi sinergi lintas sektor yang terbangun dalam kegiatan
tersebut.
“Semangat kebersamaan inilah yang menjadi modal utama untuk
mewujudkan Kota Jayapura yang bersih, harmonis, dan sejahtera. Kodim
1701/Jayapura akan terus hadir dan mendukung program-program yang berdampak
langsung bagi masyarakat,” tegasnya.
Dari kalangan pelajar, Melanesia Grace Rollo, siswi SMP
Negeri 14 Kota Jayapura, mengaku bangga dapat terlibat langsung dalam Aksi
Bersih Pantai Holtekamp bersama pemerintah, TNI–Polri, dan masyarakat. Ia
menilai kegiatan tersebut memberikan pengalaman berharga sekaligus menumbuhkan
kesadaran generasi muda akan pentingnya menjaga lingkungan sejak dini.
“Saya merasa senang dan bangga bisa ikut kegiatan ini. Kami
sebagai pelajar belajar bahwa menjaga kebersihan pantai dan lingkungan bukan
hanya tugas pemerintah atau TNI–Polri, tetapi juga tanggung jawab kami sebagai
generasi muda. Dengan lingkungan yang bersih, Kota Jayapura akan semakin indah
dan nyaman,” ungkapnya.
Melanesia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan
secara berkelanjutan agar semakin banyak pelajar dan masyarakat yang tergerak
untuk peduli terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan, khususnya kawasan
pantai sebagai kebanggaan Kota Jayapura.
Melalui aksi ini, seluruh elemen masyarakat diajak untuk
terus bergandengan tangan, mempererat persaudaraan, serta menumbuhkan kesadaran
kolektif dalam menjaga lingkungan sebagai bagian dari pengabdian kepada
masyarakat. (Redaksi Papua)














fteqjhn.png)
Komentar
Tuliskan Komentar Anda!