Jayapura — Di bulan suci Ramadhan, Babinsa jajaran Koramil
di bawah Kodim 1701/Jayapura melaksanakan pemantauan harga bahan pokok guna
memastikan stabilitas harga dan ketersediaan pasokan di wilayah Kota Jayapura
dan Sentani, Kabupaten Jayapura, Selasa (24/2/2026).
Kegiatan pemantauan tersebut dilaksanakan oleh Babinsa
Koramil 1701-02/Jayapura Utara, Koptu Antonius, dengan menyasar Pasar Pagi
Paldam, Kelurahan Gurabesi, Distrik Jayapura Utara, serta sejumlah pasar
tradisional di wilayah Sentani.
Berdasarkan hasil pemantauan di Pasar Pagi Paldam, harga
beras premium berada di kisaran Rp19.000 per kilogram, sedangkan beras medium
Rp15.000 per kilogram. Minyak goreng kemasan dijual sekitar Rp19.000 per liter,
sementara minyak goreng premium mencapai Rp27.000 per liter.
Untuk kebutuhan pokok lainnya, gula pasir di kisaran
Rp20.000 per kilogram. Tepung terigu dijual dengan harga bervariasi antara
Rp13.000 hingga Rp17.000 per kilogram, tergantung merek.
Harga telur ayam ras tercatat Rp80.000 per rak, telur ayam
lokal Rp75.000 per rak, telur puyuh Rp27.000 per rak, dan telur bebek Rp80.000
per rak. Komoditas sayur-mayur seperti kangkung, bayam, dan sawi dijual dengan
harga berkisar Rp7.000 hingga Rp10.000 per ikat. Sementara itu, harga daging
sapi berada di angka Rp145.000 per kilogram, daging ayam Rp70.000 per kilogram,
dan daging babi sekitar Rp200.000 per kilogram.
Di wilayah Sentani, Kabupaten Jayapura, hasil pemantauan
menunjukkan kondisi harga sembako yang juga relatif stabil. Beras premium
dijual sekitar Rp19.000 per kilogram, sedangkan beras medium Rp16.000 per
kilogram. Minyak goreng kemasan berada di kisaran Rp19.000 per liter dan minyak
goreng premium sekitar Rp26.000 per liter. Gula pasir dijual Rp19.000 per
kilogram, sementara gula pasir kemasan mencapai Rp25.000 per kilogram.
Untuk komoditas cabai, cabai keriting dijual sekitar
Rp70.000 per kilogram dan cabai rawit mencapai Rp115.000 per kilogram. Harga
daging sapi masih berada di kisaran Rp145.000 per kilogram, sedangkan daging
ayam sekitar Rp48.000 per kilogram. Gas elpiji ukuran 5 kilogram dijual sekitar
Rp137.000 dan elpiji 12 kilogram sekitar Rp270.000.
Selain sembako, harga bahan bakar minyak (BBM) di kedua
wilayah masih mengikuti harga resmi yang ditetapkan pemerintah, yakni Pertalite
Rp10.000 per liter, Pertamax Rp12.800 per liter, Solar Rp6.800 per liter, dan
Dexlite Rp13.900 per liter. Sementara itu, harga tiket pesawat untuk sejumlah
rute domestik dari dan menuju Papua terpantau masih dalam batas normal dan
belum mengalami lonjakan signifikan.
Secara umum, hasil pemantauan menunjukkan ketersediaan
pasokan bahan pokok mencukupi dan tidak terjadi lonjakan harga yang berarti
menjelang maupun pada awal Ramadhan. Kegiatan pemantauan harga sembako, BBM,
dan tiket pesawat ini akan terus dilakukan secara berkala sebagai bentuk
kepedulian TNI dalam menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.
(Redaksi Papua)
.png)




.png)








fteqjhn.png)
Komentar
Tuliskan Komentar Anda!