Media-Berita.com, Jakarta – Dunia maya Indonesia dihebohkan dengan aktivitas seorang peretas bernama XhenzoSec. Ia diketahui tidak hanya beraksi sendirian, melainkan juga sebagai pemimpin dari kelompok peretas bernama TCD (Team Clay Dark) yang berbasis di Indonesia.
Kelompok TCD disebut-sebut aktif melakukan serangan siber, terutama metode deface (mengubah tampilan situs) dan pembocoran data dari situs-situs yang memiliki celah keamanan lemah. Sasaran mereka cukup beragam, mulai dari situs sekolah, usaha kecil, hingga pemerintah desa.
Berdasarkan pantauan, XhenzoSec dan TCD kerap memamerkan hasil aksinya di media sosial dan forum bawah tanah. Motif yang terlihat adalah untuk meningkatkan popularitas kelompok serta menunjukkan dominasi di komunitas peretas muda Tanah Air.
Pakar keamanan siber menilai aksi seperti ini tetap merugikan, terutama bagi pemilik situs yang kehilangan kredibilitas. "Serangan deface memang tidak separah ransomware, tapi dampak psikologis dan reputasinya cukup besar bagi korban," ujar salah satu pegiat keamanan siber yang enggan disebut namanya.
Hingga berita ini diturunkan, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) belum memberikan pernyataan resmi terkait keberadaan kelompok TCD. Masyarakat dan pengelola situs diimbau untuk selalu memperbarui sistem keamanan, menggunakan kata sandi kuat, serta mengaktifkan otentikasi dua faktor agar tidak menjadi sasaran berikutnya.
Redaksi Media-Berita.com












fteqjhn.png)
Komentar
Tuliskan Komentar Anda!