PAPUA, Waropen - Semangat gotong royong dan
kebersamaan tampak begitu kuat di hamparan sawah Jalan Ruambak Jaya SP 7,
Kabupaten Waropen, Papua, Sabtu (23/5/2026). Prajurit Yonif TP 860/NSK bersama
tokoh kampung, tokoh masyarakat, dan para petani setempat melaksanakan penanaman
padi perdana di lahan pertanian seluas 2 hektare yang selama tujuh tahun
terakhir terbengkalai dan tidak digarap.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.00 hingga 11.00 WIT
tersebut menjadi momentum penting dalam upaya menghidupkan kembali lahan tidur
sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah penugasan.
Kehadiran prajurit Yonif TP 860/NSK di tengah masyarakat
mendapat sambutan hangat dari warga. Antusiasme masyarakat terlihat saat mereka
bahu membahu turun langsung ke sawah bersama personel TNI untuk menanam bibit
padi secara serentak.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wadanyonif TP 860/NSK,
Kapten Inf Eka Panji Permana, S.T. Han, dan didampingi tokoh masyarakat
setempat, Bapak Kartawiharja. Para petani dan prajurit tampak kompak bekerja
bersama memastikan proses penanaman berjalan optimal.
Penanaman padi perdana tersebut tidak hanya menjadi bagian
dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional, tetapi juga sebagai
langkah nyata TNI dalam membantu meningkatkan produktivitas pertanian
masyarakat Papua, khususnya di Kabupaten Waropen.
Selain membantu pengolahan lahan, para prajurit juga
memberikan pendampingan dan berbagi pengetahuan mengenai metode penanaman padi
yang efektif agar hasil panen nantinya lebih maksimal.
Tokoh masyarakat setempat, Bapak Deh Kartawiharja,
mengapresiasi langkah Yonif TP 860/NSK yang dinilai mampu membangkitkan kembali
semangat masyarakat dalam mengelola sektor pertanian.
“Selama bertahun-tahun lahan ini tidak dimanfaatkan. Kini
berkat kehadiran bapak-bapak TNI, masyarakat kembali semangat untuk bertani,”
ujarnya.
Suasana kekeluargaan dan solidaritas begitu terasa sepanjang
kegiatan berlangsung. Prajurit TNI dan masyarakat terlihat bekerja tanpa sekat,
menunjukkan eratnya kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui sektor agraris.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan
lancar. Kolaborasi antara prajurit dan masyarakat diharapkan mampu menjadi awal
kebangkitan sektor pertanian lokal sekaligus memperkuat ketahanan pangan di
wilayah Waropen.














fteqjhn.png)
Komentar
Tuliskan Komentar Anda!