Jayapura – Dalam rangka memastikan stabilitas harga serta
ketersediaan bahan kebutuhan pokok masyarakat, Babinsa Kodim 1701/Jayapura
melalui jajaran Koramil melaksanakan kegiatan pemantauan harga sembako di
wilayah binaan masing-masing, Kamis (22/1/2026).
Salah satu kegiatan pemantauan dilakukan oleh Babinsa
Koramil 1701-02/Jayapura Utara, Serka Agussalim bersama Serka M. Asri, dengan
mengecek langsung harga bahan kebutuhan pokok di Pasar Pagi Paldam. Kegiatan
ini bertujuan untuk mengetahui kondisi riil harga sembako di lapangan serta
memastikan ketersediaannya bagi masyarakat.
Adapun hasil pemantauan harga bahan pokok di Pasar Pagi
Paldam antara lain: bawang merah Rp55.000/kg, bawang putih Rp43.000/kg, minyak
goreng Bimoli Rp25.000/liter, susu Carnation Rp16.000/kaleng, cabai rawit
Rp85.000/kg, cabai besar Rp40.000/kg, cabai keriting Rp50.000/kg, ayam potong
Rp40.000–50.000/ekor, telur Rp77.000/rak, tomat Rp20.000/kg, beras Mentari
Rp19.000/kg, beras Bulog Rp15.000/kg, beras 99 Rp20.000/kg, beras ketan putih
Rp25.000/kg.
Selain itu, harga ikan ekor kuning Rp20.000/potong, ikan
bandeng Rp25.000/ekor, ikan combong Rp30.000–50.000/tumpuk, ikan mujair
Rp50.000–60.000/kg, sayur bayam Rp7.000/ikat, kangkung Rp6.000–7.000/ikat,
tempe Rp5.000/biji, tahu Rp4.000/potong, mi instan Rp4.000/bungkus, kacang
tanah Rp55.000/kg, wortel Rp25.000/kg, kentang Rp23.000/kg, kol Rp35.000/kg,
ikan puri kering Rp80.000–100.000/kg, kecap ABC Rp21.000/botol (270 ml), saus
tomat Rp15.000/botol (270 ml), gula pasir Rp20.000/kg, tepung terigu Rp17.000/kg,
tepung kemasan Rp13.000/kg, gas elpiji 12 kg Rp130.000/tabung, kelapa parut
Rp7.000/biji, serta daging sapi Rp145.000/kg.
Pemantauan harga sembako ini juga dilakukan di sejumlah
pasar tradisional, kios, dan toko kelontong yang berada di wilayah Kota
Jayapura dan sekitarnya. Selain melakukan pengecekan harga, Babinsa turut
berkomunikasi dengan para pedagang dan pembeli guna menyerap informasi serta
mengetahui perkembangan kondisi ekonomi masyarakat secara langsung.
Dari hasil pemantauan sementara, secara umum harga sembako
di wilayah binaan Kodim 1701/Jayapura terpantau relatif stabil, meskipun
terdapat beberapa komoditas yang mengalami fluktuasi harga dalam batas wajar.
Babinsa juga mengimbau para pedagang agar tidak melakukan penimbunan barang
serta tetap menjual kebutuhan pokok sesuai ketentuan yang berlaku.
Komandan Kodim 1701/Jayapura melalui Danramil 1701-02/Japuta
Kapten Inf Anton Sudrajat menyampaikan bahwa kegiatan pemantauan harga sembako
ini merupakan bentuk kepedulian TNI AD dalam membantu pemerintah daerah menjaga
stabilitas ekonomi serta daya beli masyarakat.
“Melalui pemantauan rutin ini, diharapkan apabila ditemukan
adanya kenaikan harga yang tidak wajar dapat segera dilaporkan dan
dikoordinasikan dengan pihak terkait, sehingga dapat diambil langkah cepat dan
tepat,” ujar salah satu Babinsa di sela-sela kegiatan.
Kodim 1701/Jayapura berkomitmen untuk terus bersinergi
dengan pemerintah daerah, aparat terkait, serta seluruh elemen masyarakat guna
menciptakan situasi yang kondusif, aman, dan sejahtera, khususnya dalam
pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat di wilayah Jayapura. (Redaksi Papua)














fteqjhn.png)
Komentar
Tuliskan Komentar Anda!