Jayapura — Kepedulian terhadap kebersihan dan kenyamanan
tempat ibadah di wilayah perbatasan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
kembali ditunjukkan melalui kegiatan karya bakti pembersihan lingkungan yang
digelar oleh Koramil 1701-22/Muara Tami bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata
(KKN). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid Al-Hijrah, kawasan PLBN Skouw,
Distrik Muara Tami, Kota Jayapura. pada Sabtu (14/2/2026).
Karya bakti ini dipimpin langsung oleh Danramil
1701-22/Muara Tami, Kapten Inf Sostenes Gasper Penasifu, didampingi Babinsa
Serka Ludin Sapsuha. Turut terlibat 25 mahasiswa KKN yang tengah melaksanakan
pengabdian masyarakat di wilayah Skouw, di bawah koordinasi Karlimce.
Kegiatan pembersihan difokuskan pada area luar masjid,
diantaranya halaman, tempat wudu, serta fasilitas penunjang lainnya. Dengan
penuh semangat gotong royong, Babinsa dan para mahasiswa bahu-membahu
membersihkan lingkungan masjid agar tetap bersih, sehat, dan nyaman bagi jamaah
serta masyarakat sekitar, khususnya di kawasan strategis perbatasan RI–Papua
Nugini (PNG).
Dalam keterangannya, Kapten Inf Sostenes Gasper Penasifu
menyampaikan bahwa karya bakti tersebut merupakan wujud nyata kepedulian sosial
TNI terhadap kebersihan fasilitas umum, terutama rumah ibadah yang memiliki
peran penting sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat.
“Melalui kegiatan karya bakti ini, kami ingin menumbuhkan
kesadaran bersama tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Selain itu,
kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat kemanunggalan TNI dengan
rakyat, termasuk dengan para mahasiswa sebagai generasi muda penerus bangsa,”
ujarnya.
Sementara itu, pengurus Masjid Al-Hijrah PLBN Skouw,
Hadirin, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Koramil Muara
Tami serta mahasiswa KKN atas kepedulian dan partisipasi aktif dalam menjaga
kebersihan masjid.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas perhatian
serta bantuan yang diberikan. Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi kami
dan masyarakat sekitar, terlebih masjid ini berada di kawasan perbatasan
negara,” ungkapnya.
Melalui kegiatan karya bakti tersebut, diharapkan dapat
tercipta lingkungan tempat ibadah yang bersih, sehat, dan nyaman, sekaligus
memperkuat semangat gotong royong serta sinergi antara TNI, mahasiswa, dan
masyarakat dalam menjaga kebersihan dan keharmonisan di wilayah perbatasan
RI–PNG. (Redaksi Papua)

.png)












fteqjhn.png)
Komentar
Tuliskan Komentar Anda!