Jayapura – Personel gabungan TNI dan Polri bersama Badan
Narkotika Nasional (BNN) serta unsur pengamanan perbatasan menggelar razia dan
sweeping terpadu di kawasan perbatasan Negara Kesatuan Republik Indonesia
(NKRI)–Papua Nugini (PNG). Kegiatan ini bertujuan untuk mencegah masuknya
barang ilegal, khususnya narkotika, melalui jalur lintas batas.
Anggota Koramil 1701-22/Muara Tami turut ambil bagian dalam
kegiatan tersebut dipimpin oleh Pelda Suwito. Razia gabungan dilaksanakan pada
Selasa (30/12/2025) di depan pintu gerbang Pos Lintas Batas Negara (PLBN)
Skouw, Kampung Mosso, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura.
Pemeriksaan dilakukan terhadap masyarakat Indonesia maupun
warga negara PNG yang melintas, meliputi pengecekan identitas dan barang
bawaan, serta pelaksanaan tes urine. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan
dengan mengedepankan prosedur keamanan, ketertiban, dan pendekatan humanis.
Razia gabungan ini dipimpin langsung oleh Kepala BNN
Provinsi Papua, Brigjen Pol Anang Triwidiandoko, S.I.K., dan melibatkan sekitar
30 personel gabungan dari berbagai instansi, di antaranya BNN Papua, BAIS TNI,
Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 643/WNS, Satgas Prayuda Mamta (Kopassus), Posal
Skouw Sae, Polsek Muara Tami, serta unsur CIQS PLBN Skouw.
Sebelum pelaksanaan razia, seluruh personel mengikuti apel
kesiapan yang dipimpin oleh Kepala BNNP Papua. Dalam arahannya, Brigjen Pol
Anang Triwidiandoko menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis
dalam mengantisipasi potensi penyelundupan narkotika dan barang terlarang
lainnya, khususnya jelang momentum perayaan Tahun Baru.
“Target operasi adalah masyarakat Indonesia dan warga negara
PNG yang melintas. Pemeriksaan dilakukan terhadap barang bawaan serta melalui
tes urine, dengan tetap mengutamakan keamanan, ketertiban, serta sikap
humanis,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjunjung tinggi nilai-nilai
adat istiadat ketimuran dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan agar tidak
menimbulkan kegaduhan maupun keresahan di tengah masyarakat sekitar perbatasan.
Sementara itu, Pelda Suwito yang mewakili Danramil
1701-22/Muara Tami menyampaikan bahwa razia dan sweeping gabungan ini merupakan
bentuk komitmen bersama seluruh unsur keamanan dalam mencegah peredaran dan
penyelundupan narkotika di wilayah perbatasan.
“Razia gabungan ini sangat penting, terutama menjelang Natal
dan Tahun Baru 2025–2026, guna memastikan wilayah perbatasan tetap aman dan
kondusif dari masuknya barang ilegal, khususnya narkotika. Koramil Muara Tami
mendukung penuh langkah-langkah yang dilakukan BNN, TNI, Polri, serta seluruh
unsur CIQS PLBN Skouw,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menekankan perlunya peningkatan kewaspadaan
seluruh petugas keamanan ke depan, baik melalui pengetatan penjagaan dan
pengawasan di PLBN Skouw, peningkatan kemampuan personel dalam mendeteksi
barang terlarang dengan dukungan alat pendeteksi, maupun intensifikasi patroli
di jalur-jalur tidak resmi atau jalur tikus yang rawan disalahgunakan.
Selain itu, sweeping gabungan ini juga dinilai efektif dalam
mengantisipasi berbagai pelanggaran lintas batas, termasuk upaya masuk wilayah
Indonesia secara ilegal oleh warga negara asing.
“Kami mengapresiasi sinergi dan kerja sama seluruh unsur
TNI, Polri, BNN, serta CIQS PLBN Skouw. Kegiatan seperti ini diharapkan dapat
terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai langkah preventif untuk
mencegah masuk dan keluarnya barang terlarang melalui wilayah perbatasan
RI–PNG,” pungkas Pelda Suwito. (Redaksi Papua)

1.png)












fteqjhn.png)
Komentar
Tuliskan Komentar Anda!