Sentani – Dandim 1701/Jayapura, Kolonel Inf Taufik Hidayat,
mendampingi Komandan Korem (Danrem) 172/Praja Wira Yakthi, Brigjen TNI Tagor
Rio Pasaribu, S.E., dalam kegiatan peninjauan lahan cetak sawah tadah hujan
seluas kurang lebih 7 hektare milik Kelompok Tani Amsrumani di Kampung Aimbe,
Distrik Kemtuk, Kabupaten Jayapura, Senin (15/11/2025).
Kegiatan peninjauan ini merupakan bagian dari upaya TNI
Angkatan Darat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, khususnya
melalui rencana program cetak sawah di wilayah Papua. Rombongan tiba di lokasi
lahan adat (kaiwa) Kampung Aimbe dan disambut oleh Sekretaris Kampung (Sekkam),
tokoh adat setempat, serta Ketua Kelompok Tani Amsrumani. Peninjauan
dilanjutkan dengan pengecekan sumber air yang direncanakan untuk menunjang
sistem pengairan lahan sawah.
Turut hadir dan mendampingi dalam kegiatan tersebut antara
lain Kasiren Kasrem 172/PWY Kolonel Inf Thariq Ziat, Pasi Ops Kodim
1701/Jayapura Mayor Inf Ifan Pambudi, Dantim Intelrem 172/PWY Mayor Inf Guntur
Lukas T’joe, Pasi Bakti Ter Siterrem 172/PWY Mayor Inf Supriyadi, Kaur Bakti
Kodim 1701/Jayapura Kapten Arm Enos L. Furima, Ondoafi Kampung Aimbe Markus
Wainyambe, Ketua Poktan Amsrumani Matias Bayani, Sekkam Kampung Aimbe Dominggus
Wainyambe, serta Babinsa Koramil 1701-14/Kemtuk Gresi, Serka Slamet Robiantoro
dan Kopda Hamdi Maulana.
Sekretaris Kampung Aimbe, Dominggus Wainyambe, menyampaikan
kesiapan masyarakat untuk mendukung dan menerima program cetak sawah sebagai
upaya peningkatan kesejahteraan. Ia menuturkan bahwa Kampung Aimbe memiliki
potensi lahan pertanian yang cukup besar, namun selama ini masih terkendala
keterbatasan sarana dan peralatan.
“Kami siap menerima program cetak sawah yang menjadi hal
baru bagi masyarakat Kampung Aimbe. Potensi lahan cukup besar, namun karena
keterbatasan peralatan, pengelolaan secara manual belum maksimal. Kami berharap
adanya dukungan alat pertanian dan pendampingan agar hasil produksi meningkat
dan perekonomian masyarakat dapat berkembang,” ungkapnya.
Sementara itu, Danrem 172/PWY Brigjen TNI Tagor Rio
Pasaribu, S.E., menjelaskan bahwa pihaknya akan melaksanakan survei lanjutan
untuk menentukan lokasi prioritas yang paling siap untuk digarap dalam tahap
awal.
“Kami akan melakukan survei lanjutan guna menentukan lahan
mana yang didahulukan. Lahan yang belum memenuhi kriteria akan diprogramkan
pada tahap berikutnya. Seluruh lokasi juga akan dicek kembali bersama tim
pertanian pemerintah daerah, termasuk analisis keasaman tanah dan aspek teknis
lainnya,” jelas Danrem.
Di tempat yang sama, Dandim 1701/Jayapura Kolonel Inf Taufik
Hidayat menegaskan bahwa peninjauan lahan sawah tadah hujan di Kampung Aimbe
merupakan wujud nyata komitmen TNI AD dalam mendukung ketahanan pangan
nasional, khususnya di wilayah Papua.
“Kegiatan ini bertujuan untuk melihat secara langsung
potensi lahan pertanian masyarakat Kampung Aimbe. TNI hadir untuk mendampingi
dan mendorong agar potensi tersebut dapat dikelola secara optimal melalui
program cetak sawah, sehingga mampu meningkatkan produksi pangan dan
kesejahteraan petani,” ujarnya.
Lebih lanjut, Dandim menambahkan bahwa Kodim 1701/Jayapura
siap bersinergi dengan Korem 172/PWY, pemerintah daerah, serta instansi terkait
dalam memberikan pendampingan berkelanjutan kepada kelompok tani, baik dari
aspek teknis pengolahan lahan, pemanfaatan sarana prasarana, maupun penguatan
sumber daya manusia.
“Dengan sinergi yang kuat antara TNI, pemerintah daerah, dan
masyarakat adat, kami optimistis program cetak sawah ini dapat berjalan secara
bertahap dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan ekonomi serta ketahanan
pangan masyarakat di Kabupaten Jayapura,” pungkasnya. (Redaksi Papua)




.png)
.png)








fteqjhn.png)
Komentar
Tuliskan Komentar Anda!