Jayapura – Kodim 1701/Jayapura terus menunjukkan komitmennya
dalam mendukung program pemerintah di bidang penguatan ekonomi kerakyatan.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kehadiran Kepala Staf Kodim (Kasdim)
1701/Jayapura, Letkol Arm Mustafa Lara, S.T., M.IP., yang mewakili Dandim
1701/Jayapura dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Monitoring dan Evaluasi
Pendampingan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) se-Papua, Senin
(15/12/2025).
Rapat koordinasi tersebut dilaksanakan di Lantai II Hotel
Maxone, Jalan Percetakan Negara Nomor 8, Gurabesi, Distrik Jayapura Utara, Kota
Jayapura, serta diikuti secara daring (live streaming) oleh peserta dari
tingkat provinsi, kabupaten, dan kota di seluruh wilayah Papua. Kegiatan ini
bertujuan untuk memantau sekaligus mengevaluasi progres pelaksanaan Program
Koperasi Merah Putih selama tiga bulan terakhir.
Rakor dipimpin oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan
UKM Provinsi Papua, Anwar Rumbouw, S.H., M.H., didampingi JFPK Papua Dinas
Koperasi UKM, Antonius I. Widowo. Kegiatan ini diikuti sekitar 35 peserta dan
turut dihadiri Kepala Dinas Koperasi Kota Jayapura, Clif Geperst, Kasi Latihan
Koperasi Youanska Mange, serta perwakilan Dinas Tenaga Kerja dan Koperasi UKM
Provinsi Papua, Silvia Ardiani Talahatu dan Idam Natsir Bauuw, bersama para
anggota Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Dalam sambutannya, Anwar Rumbouw menyampaikan apresiasi atas
kehadiran Kasdim 1701/Jayapura yang mewakili Kodam XVII/Cenderawasih.
Menurutnya, keterlibatan TNI memiliki nilai strategis karena aparat teritorial
memahami secara langsung kondisi dan karakteristik wilayah, sehingga mampu
memberikan masukan konstruktif dalam pengembangan koperasi di Tanah Papua.
Pada kesempatan tersebut, Anwar Rumbouw juga memaparkan
sejumlah poin hasil evaluasi program yang telah dibahas melalui koordinasi
internal dan rapat bersama DPR Papua pada November 2025. Beberapa poin penting
yang disampaikan antara lain percepatan implementasi program melalui integrasi
kebijakan pusat dan daerah, penguatan manajemen koperasi melalui pelatihan
pengurus, kolaborasi lintas sektor untuk menjamin legalitas serta pendampingan
hukum, hingga peningkatan kesejahteraan Orang Asli Papua (OAP) melalui
pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas.
Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sendiri sejalan
dengan misi nasional Presiden RI Prabowo Subianto yang menempatkan koperasi
sebagai penggerak utama ekonomi desa. Program ini juga menjadi perhatian dalam
evaluasi nasional pada November 2025 guna memastikan koperasi benar-benar
memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Rapat koordinasi dan evaluasi tersebut secara resmi dibuka
dengan penabuhan Tifa sebagai simbol kebersamaan dan komitmen seluruh pemangku
kepentingan dalam mendukung keberlanjutan Program Koperasi Merah Putih di
Papua.
Sementara itu, Kasdim 1701/Jayapura Letkol Arm Mustafa Lara
menegaskan bahwa Kodim 1701/Jayapura mendukung penuh pelaksanaan serta
keberlanjutan Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai bagian dari
upaya memperkuat ekonomi kerakyatan.
“Kodim 1701/Jayapura siap bersinergi dengan pemerintah
daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung pendampingan Koperasi
Merah Putih. Program ini sangat strategis karena menyentuh langsung masyarakat
di tingkat desa dan kelurahan, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan Orang
Asli Papua,” ujarnya.
Ia menambahkan, TNI Angkatan Darat melalui Kodam
XVII/Cenderawasih dan jajaran teritorial akan terus berperan aktif dalam
mendorong terwujudnya koperasi yang sehat, mandiri, dan berkelanjutan.
“Melalui peran Babinsa di wilayah, kami siap membantu
pengawasan, pendampingan, serta mendorong pengelolaan koperasi yang transparan
dan profesional agar benar-benar menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat,”
pungkasnya. (Redaksi Papua)



.png)
.png)









fteqjhn.png)
Komentar
Tuliskan Komentar Anda!