Jayapura
- Komandan Kodim 1701/Jayapura, Letkol Inf Taufik Hidayat, menunjukkan komitmen
TNI dalam menjaga stabilitas demokrasi di Papua dengan mendampingi Ketua Komisi
II DPR RI, Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, serta Wakil Menteri Dalam Negeri RI,
Dr. Ribka Haluk, S.Sos., M.M., dalam kegiatan peninjauan Pemungutan Suara Ulang
(PSU) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tahun 2025. Rabu (6/8/2025).
Kegiatan
ini berlangsung di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 06 Asrama Haji, Kelurahan Vim,
Distrik Abepura, Kota Jayapura. Peninjauan ini menjadi bagian dari upaya
pemerintah pusat dan daerah untuk memastikan pelaksanaan PSU berjalan secara
jujur, adil, transparan, dan demokratis.
Rombongan
dipimpin oleh Penjabat (Pj.) Gubernur Papua, Dr. Drs. H. Agus Fatoni, M.Si.,
dan diikuti 50 anggota dari unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda)
Provinsi Papua, instansi vertikal, serta perwakilan kementerian dan lembaga
terkait.
Sejumlah
tokoh nasional turut hadir dalam peninjauan ini, antara lain Ketua Komisi II
DPR RI Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, Wakil Menteri Dalam Negeri Dr. Ribka
Haluk, Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Rudi Puruwito, Deputi Bidang
Koordinasi Politik Dalam Negeri Kemenko Polhukam Mayjen TNI Dr. Heri Wiranto,
Ketua KPU RI Mochammad Afifuddin, Danlanud Silas Papare Marsma TNI Mokh.
Mukhson, Danlantamal X Jayapura Brigjen TNI (Mar) Freddy Jhon Hamonangan
Pardosi, Kepala Kejati Papua Hendrizal Husin, Ketua MRP Nerlince Wamuar, serta
pejabat dari Bawaslu RI, Kemenkumham, Kemenko Polhukam, dan jajaran OPD
Provinsi Papua.
Kegiatan
ini mencerminkan sinergi kuat antara pemerintah pusat, TNI, Polri, dan
masyarakat dalam menjaga kualitas pemilu, khususnya di Papua yang memiliki
karakteristik wilayah dan tantangan tersendiri.
Dalam
kesempatan tersebut, Dandim 1701/Jayapura Letkol Inf Taufik Hidayat menegaskan
bahwa TNI tetap memegang teguh prinsip netralitas dan siap mendukung penuh
seluruh tahapan pilkada, termasuk pelaksanaan PSU.
“TNI,
khususnya Kodim 1701/Jayapura, siap mendukung seluruh tahapan Pilkada, termasuk
pelaksanaan PSU, dengan menjunjung tinggi netralitas dan profesionalitas. Kami
berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban agar masyarakat dapat menyalurkan
hak pilihnya dengan nyaman dan aman,” ujar Letkol Inf Taufik Hidayat di sela
kegiatan.
Ia
menambahkan bahwa pengamanan dan pengawasan terhadap proses PSU merupakan
bentuk tanggung jawab bersama dalam memperkuat kepercayaan publik terhadap
demokrasi, khususnya di Papua.
Selama
proses peninjauan, pelaksanaan pemungutan suara di TPS berlangsung tertib dan
lancar. Masyarakat terlihat antusias hadir dan menggunakan hak pilihnya, dengan
pengamanan ketat dari aparat TNI dan Polri untuk memastikan kondisi tetap aman
dan kondusif.
Peninjauan
ini juga menjadi momentum penting bagi para pemangku kepentingan untuk
mengevaluasi teknis pelaksanaan PSU secara langsung, mulai dari kesiapan
petugas, ketersediaan logistik, hingga proses pemungutan dan penghitungan
suara.
Dengan
terlaksananya PSU secara damai dan tertib, diharapkan proses demokrasi di Tanah
Papua semakin maju, mengedepankan partisipasi aktif, inklusivitas, serta
keadilan bagi seluruh masyarakat. (Redaksi Papua)














fteqjhn.png)
Komentar
Tuliskan Komentar Anda!