Keerom — Kasdim 1701/Jayapura, Letkol Arm Mustafa Lara,
S.T., M.IP., mewakili Dandim 1701/Jayapura, turut mendampingi Kasdam
XVII/Cenderawasih, Brigjen TNI Thevi Angendowa Zebua, S.E., M.M., dalam
peresmian Gedung Gereja, Rumah Pastori, serta Pelantikan Gembala Gereja Sidang
Jemaat Allah (GSJA) Solideo Arso 4. Kegiatan penuh hikmat ini berlangsung di
Kampung Gudang Garam, Distrik Skanto, Kabupaten Keerom, pada Rabu (19/11/2025).
Sejak rombongan pejabat tiba, suasana sukacita langsung
terasa dengan penyambutan tarian adat Papua oleh jemaat dan masyarakat sekitar.
Gedung Gereja GSJA Solideo Arso 4 pun resmi dioperasikan sebagai rumah ibadah
baru yang telah lama dinantikan oleh jemaat.
Prosesi peresmian diawali dengan doa pentahbisan oleh Ketua
BPD GSJA Papua, Pdt. Yefta Bukorpioper, M.Th., kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti
dan pengguntingan pita oleh Kasdam XVII/Cenderawasih sebagai simbol dibukanya
gereja untuk pelayanan umat.
Acara ini dihadiri sekitar
100 peserta, meliputi unsur pemerintahan, TNI, tokoh agama, tokoh masyarakat,
serta jemaat GSJA Solideo Arso 4. Hadir pula sejumlah pejabat, di antaranya: Pj.
Sekda Kabupaten Keerom Drs. Stenly N. Moningka, S.Pd., M.Pd.; Kabintaljarahdam
XVII/Cenderawasih Kolonel Arm Muridan, S.Si., M.Sc.; Kajasdam Kolonel Inf Dominggus Lopes, S.Sos.; Kapendam
XVII/Cenderawasih Letkol Inf Tri Purwanto, S.I.P.; Ketua Tim Kelembagaan Urusan
Agama Kristen Kemenag Papua, Ibu Yoses Cipuk Haryani, S.Th.; Kepala Kemenag Keerom Yohanes Nahak, S.Ag.; Pabanda Bakti TNI Mayor Inf J. Paul Ralahalu; Danramil
1701-04/Arso Mayor Inf Basir Ando; perwakilan Koramil Skanto Peltu Djulianto;
serta Pelayan Injil GSJA Solideo, Pdt. Alberthin Banne, S.Th.
Dalam sambutan Bupati Keerom yang diwakili oleh Pj. Sekda
Drs. Stenly N. Moningka, pemerintah daerah menyampaikan apresiasi
setinggi-tingginya kepada Kodam XVII/Cenderawasih, panitia pembangunan,
gembala, serta seluruh jemaat atas upaya kolektif mewujudkan pembangunan gereja
ini. Ia menegaskan bahwa rumah ibadah bukan hanya sarana ibadat, tetapi juga
wadah memperkuat kualitas iman, cinta kasih, dan kerukunan masyarakat.
Ketua Tim Kelembagaan Bidang Urusan Agama Kristen Kemenag
Papua, Ibu Yoses Cipuk Haryani, S.Th., turut mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi
kepada semua pihak yang berkontribusi. Menurutnya, gereja memiliki peran
strategis dalam membangun moderasi beragama, persaudaraan, serta menjadi pusat
pelayanan sosial yang memberi dampak positif bagi masyarakat luas.
Sementara itu, Kasdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Thevi
Angendowa Zebua, dalam sambutannya yang mewakili Pangdam XVII/Cenderawasih,
menekankan bahwa keberadaan gereja ini merupakan bukti nyata kepedulian TNI AD
terhadap upaya memperkuat kerukunan dan keharmonisan kehidupan beragama di
Tanah Papua.
“Gereja ini bukan hanya bangunan, tetapi simbol kasih,
gotong royong, dan kebersamaan. Semoga menjadi sumber damai bagi semua umat,”
ujar Brigjen TNI Thevi A. Zebua.
Ia juga menegaskan bahwa rumah ibadah memegang peran penting
dalam membentuk masyarakat yang religius, berkarakter kuat, serta menjunjung
tinggi nilai-nilai saling menghormati.
Hadirnya Kasdim 1701/Jayapura dalam kegiatan ini mempertegas
komitmen Kodim 1701/Jayapura untuk terus mendukung pembangunan spiritual dan
sosial masyarakat Keerom, sekaligus mempererat sinergi TNI dengan seluruh
elemen masyarakat dalam menjaga kerukunan dan kedamaian di wilayah perbatasan.
(Redaksi Papua)














fteqjhn.png)
Komentar
Tuliskan Komentar Anda!