Sentani – Dalam upaya memperkuat kepedulian masyarakat
terhadap tumbuh kembang anak usia dini sebagai generasi penerus bangsa, tiga
orang Babinsa Koramil 1701-10/Depapre yang dipimpin Serma Wahyudi melaksanakan
Kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) Kreatif bersama masyarakat di Pendopo Suku
Demotouw, Kampung Wambena, Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, pada Rabu
(12/11/2025).
Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama antara Koramil
1701-10/Depapre dengan Puskesmas Depapre, yang diwakili oleh Ibu Yohana
Norotow, serta Ketua Posyandu Kampung Wambena, Ibu Martina Daserona. Sinergi
ini menjadi bentuk nyata kolaborasi lintas sektor antara TNI, tenaga kesehatan,
dan masyarakat dalam mewujudkan keluarga yang sehat, sejahtera, dan berdaya.
Dalam arahannya, Ibu Yohana Norotow memaparkan pentingnya
perhatian terhadap tumbuh kembang anak usia dini, terutama pada masa emas
(golden age) di enam tahun pertama kehidupan. Menurutnya, pemenuhan gizi
seimbang, pola tidur cukup, imunisasi lengkap, serta stimulasi perkembangan
mental dan sosial anak merupakan faktor utama dalam membentuk generasi yang
sehat dan cerdas.
“Masa enam tahun pertama adalah masa emas bagi perkembangan
anak. Di periode ini, nutrisi, kasih sayang, dan lingkungan yang sehat akan
sangat menentukan kualitas hidup mereka di masa depan,” ujarnya di hadapan para
peserta.
Yohana juga menekankan pentingnya program Keluarga Berencana
(KB) dan kesehatan reproduksi bagi para ibu, sebagai upaya menjaga
kesejahteraan keluarga, mencegah risiko kesehatan pada ibu dan anak, serta
mendukung terwujudnya keluarga yang sehat dan bahagia. Ia turut mengingatkan
peran orang tua dalam mendeteksi dini adanya gangguan pertumbuhan, seperti
keterlambatan bicara, berat badan tidak naik, atau kurangnya interaksi sosial.
Dengan deteksi dini, anak dapat segera memperoleh penanganan medis yang tepat
di fasilitas kesehatan terdekat.
Sementara itu, Serma Wahyudi dalam sambutannya menegaskan
bahwa kegiatan Komsos Kreatif ini merupakan bagian dari tugas dan tanggung
jawab Babinsa dalam menjalankan fungsi Pembinaan Teritorial (Binter). Babinsa
tidak hanya fokus menjaga keamanan wilayah, tetapi juga berperan aktif dalam
mendukung peningkatan kesejahteraan dan kesadaran masyarakat di berbagai bidang
kehidupan.
“Babinsa tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan wilayah,
tetapi juga menjadi bagian dari masyarakat yang ikut mendorong kepedulian
terhadap kesehatan dan pendidikan anak-anak. Melalui kegiatan seperti ini, kita
berupaya membangun ketahanan sosial dan memperkuat fondasi generasi penerus
bangsa,” ungkapnya.
Kegiatan yang dihadiri oleh puluhan warga Kampung Wambena
tersebut berlangsung hangat dan interaktif. Para peserta, khususnya para ibu,
tampak antusias mengikuti sesi penyuluhan dan berdiskusi seputar pola asuh
anak, pencegahan stunting, hingga cara menciptakan lingkungan keluarga yang
positif dan penuh kasih sayang.
Sebagai bentuk edukasi berkelanjutan, di akhir kegiatan
Babinsa bersama petugas Puskesmas dan Posyandu membagikan pamflet serta leaflet
edukatif mengenai gizi seimbang, pentingnya imunisasi, dan jadwal kegiatan
Posyandu. Mereka juga mengajak warga untuk secara rutin membawa balita ke
Posyandu setiap bulan guna memantau pertumbuhan dan kesehatan anak.
Melalui kegiatan Komsos Kreatif ini, diharapkan terbangun
sinergi yang berkesinambungan antara TNI, tenaga kesehatan, dan masyarakat
dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan anak sejak dini. Sinergi
tersebut menjadi wujud nyata komitmen TNI AD, khususnya Kodim 1701/Jayapura,
dalam mendukung program pemerintah di bidang kesehatan dan pembangunan sumber
daya manusia Papua yang unggul.
Dengan adanya kegiatan ini, Babinsa Koramil 1701-10/Depapre
berharap agar masyarakat semakin peduli terhadap pertumbuhan dan perkembangan
anak-anak, serta mampu menciptakan lingkungan keluarga yang sehat, harmonis,
dan penuh kasih sayang sebagai pondasi bagi masa depan bangsa yang lebih baik.
(Redaksi Papua)














fteqjhn.png)
Komentar
Tuliskan Komentar Anda!