Sentani — Suasana khidmat dan penuh kedamaian menyelimuti
dua gereja di Kabupaten Jayapura saat prajurit Yonif TP 810/BEM melaksanakan
ibadah rutin hari Minggu. Kegiatan keagamaan yang berlangsung pada Minggu
(8/3/2026) ini menjadi momen penguatan iman sekaligus persaudaraan bagi seluruh
prajurit yang beragama Kristen dan Katolik.
Ibadah dilaksanakan di dua lokasi berbeda, yakni Gereja
Katolik Sang Penebus, Sentani, dan Gereja Kristen Indonesia Imanuel, Doyo Lama.
Sejak pukul 06.00 WIT, rangkaian ibadah berjalan dengan tertib dan penuh
kekhidmatan.
Dalam ibadah tersebut, para prajurit mengikuti serangkaian
kegiatan rohani yang diawali dengan puji-pujian dan penyembahan yang dibawakan
oleh tim paduan suara serta worship leader. Suasana semakin syahdu saat liturgi
Alkitabiah dibacakan sebagai pengingat akan landasan iman umat Kristiani dan
Katolik.
Puncak ibadah diisi dengan penyampaian khotbah yang
menekankan pada nilai-nilai kasih, pentingnya kerukunan antarumat beragama,
serta menjaga integritas moral di tengah masyarakat. Doa syafaat juga
dipanjatkan untuk kesejahteraan bangsa, perdamaian dunia, dan kesembuhan bagi
warga yang tengah sakit.
Dalam khotbahnya, Pendeta dan Pastor menyampaikan pesan
mendalam bahwa ibadah hari Minggu merupakan momentum bagi setiap individu untuk
"mengisi ulang" spiritualitas mereka.
"Melalui ibadah ini, kami berharap seluruh prajurit
dapat menjadi terang dan berkat bagi lingkungan sekitar dalam menjalani
aktivitas sepekan ke depan," ujar salah satu pemimpin ibadah.
Yang menarik, pelaksanaan ibadah mendapat dukungan penuh
dari berbagai pihak. Pengelola gereja bekerja sama dengan aparat keamanan
setempat dan pemuda lintas agama untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas
serta keamanan di sekitar area rumah ibadah. Sinergi ini mencerminkan tingginya
toleransi yang selama ini terjaga erat di wilayah Kabupaten Jayapura.
Ibadah ditutup dengan doa berkat yang dilanjutkan dengan
ramah tamah antarjemaat. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai akhir
kegiatan, memperkuat ikatan komunitas yang inklusif dan harmonis di lingkungan
prajurit Yonif TP 810/BEM.
Kegiatan ibadah rutin ini menjadi bukti nyata bahwa TNI
tidak hanya menjalankan tugas pokok pertahanan keamanan, tetapi juga membina
kehidupan spiritual prajurit agar senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai
keimanan, kebersamaan, dan toleransi.




.png)









fteqjhn.png)
Komentar
Tuliskan Komentar Anda!