Jayapura – Dalam rangka memperingati Hari Desa Nasional,
Pasiter Kodim 1701/Jayapura Mayor Inf Afandi mewakili Dandim 1701/Jayapura
menghadiri Upacara Peringatan Hari Desa Nasional Tingkat Provinsi Papua Tahun
2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Lapangan Apel Kantor Distrik Muara
Tami, Kota Jayapura, dan berlangsung dengan khidmat serta penuh semangat
kebersamaan. Kamis (15/1/2026)
Upacara peringatan ini mengusung tema “Bangun Desa, Bangun
Indonesia. Desa Terdepan untuk Indonesia,” yang mencerminkan komitmen bersama
dalam menjadikan desa sebagai ujung tombak pembangunan nasional. Kegiatan ini
dikoordinir oleh Staf Ahli Gubernur Papua Bidang Pemerintahan, Hukum, dan
Politik, Triwarno Purnomo, S.STP., M.Si., serta diikuti sekitar 200 peserta yang
terdiri dari unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, aparatur distrik dan kampung,
tokoh masyarakat, tokoh adat, serta berbagai elemen terkait lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Mayor Inf Afandi menyampaikan
bahwa peringatan Hari Desa Nasional merupakan momentum strategis untuk
memperkuat komitmen bersama dalam membangun desa secara berkelanjutan.
Menurutnya, desa memiliki peran yang sangat vital sebagai fondasi utama
pembangunan nasional, sehingga penguatan kapasitas desa harus menjadi prioritas
bersama.
Ia menegaskan bahwa pembangunan yang dimulai dari desa dan
dari bawah sejalan dengan Asta Cita ke-6 Presiden Republik Indonesia, khususnya
dalam upaya mewujudkan pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan melalui
penguatan ekonomi desa. Dengan desa yang mandiri dan berdaya saing, diharapkan
kesejahteraan masyarakat dapat meningkat secara merata hingga ke pelosok
wilayah, termasuk di Provinsi Papua.
“TNI Angkatan Darat melalui satuan kewilayahan siap
mendukung dan bersinergi dengan pemerintah daerah serta seluruh elemen
masyarakat dalam mendorong kolaborasi antara Badan Usaha Milik Desa (BUMDes)
dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Sinergi ini penting untuk mempercepat
terwujudnya kemandirian dan kesejahteraan desa,” tegas Mayor Inf Afandi.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa desa yang kuat akan
melahirkan daerah yang kuat, dan pada akhirnya memperkokoh ketahanan nasional.
Oleh karena itu, seluruh potensi lokal yang dimiliki desa, baik di bidang
ekonomi, sosial, budaya, maupun sumber daya alam, perlu terus dikembangkan
melalui tata kelola yang transparan, akuntabel, dan berkelanjutan.
Selain itu, Mayor Inf Afandi juga mengajak seluruh pemangku
kepentingan untuk terus menumbuhkan semangat gotong royong, meningkatkan
partisipasi aktif masyarakat, serta memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam
mendukung program-program pembangunan desa. Menurutnya, keberhasilan
pembangunan desa tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga pada peran
aktif masyarakat dan seluruh unsur pendukung lainnya.
“Kami berharap melalui peringatan Hari Desa Nasional ini,
semangat gotong royong, kemandirian, serta partisipasi aktif masyarakat semakin
meningkat. Dengan demikian, desa benar-benar dapat menjadi garda terdepan dalam
mewujudkan Indonesia yang maju, sejahtera, dan berkeadilan, khususnya di Tanah
Papua,” pungkasnya. (Redaksi Papua)





.png)








fteqjhn.png)
Komentar
Tuliskan Komentar Anda!