Sentani – Kepedulian terhadap masa depan generasi muda terus
ditunjukkan aparat teritorial di wilayah Kabupaten Jayapura. Babinsa Koramil
1701-14/Kemtuk Gresi, Serka Slamet Robiantoro, melaksanakan pendampingan
kegiatan Ujian Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi siswa kelas VI di SD Inpres
Hawe, Distrik Kemtuk Gresi, Selasa (21/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, sejak tanggal 20
hingga 21 April 2026 tersebut merupakan pelaksanaan TKA gelombang pertama di
Distrik Kemtuk Gresi. Sebanyak 10 siswa mengikuti ujian sebagai bagian dari
proses evaluasi akademik sebelum melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih
tinggi.
Dalam pelaksanaannya, kehadiran Babinsa tidak hanya sebatas
melakukan pemantauan, tetapi juga aktif menjalin komunikasi sosial (Komsos)
dengan pihak sekolah, guru, serta siswa. Pendekatan ini bertujuan untuk
mempererat hubungan, membangun sinergi, serta memastikan seluruh rangkaian
kegiatan berjalan dalam suasana aman, tertib, dan kondusif.
Serka Slamet Robiantoro menyampaikan bahwa pendampingan
tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial, khususnya dalam
mendukung sektor pendidikan di wilayah binaan. Menurutnya, pendidikan memiliki
peran strategis dalam mencetak generasi penerus bangsa yang berkualitas.
“Melalui kehadiran kami, diharapkan dapat memberikan rasa
aman sekaligus motivasi kepada siswa agar lebih percaya diri dalam mengikuti
ujian. Ini adalah bagian dari kepedulian kami terhadap masa depan anak-anak di
wilayah,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala SD Inpres Hawe, Septinus Wasanggay,
menjelaskan bahwa pelaksanaan TKA dilakukan dalam dua sesi akibat keterbatasan
sarana dan prasarana yang tersedia di sekolah. Pada hari pertama, siswa
mengerjakan mata pelajaran Matematika, sedangkan hari kedua difokuskan pada
Bahasa Indonesia.
Ia mengakui bahwa meskipun fasilitas masih terbatas,
semangat belajar para siswa tetap tinggi.
“Anak-anak menunjukkan antusiasme yang luar biasa. Mereka
mengikuti ujian dengan serius, disiplin, dan penuh semangat,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Septinus juga mengapresiasi kehadiran Babinsa
yang dinilai memberikan dampak positif terhadap jalannya kegiatan. Selain
membantu menjaga ketertiban, kehadiran aparat TNI juga memberikan dorongan
moral bagi siswa maupun tenaga pendidik.
“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan dukungan
dari Babinsa. Ini menjadi bentuk sinergi yang baik antara TNI dan dunia
pendidikan dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman,”
tambahnya.
Secara keseluruhan, pelaksanaan TKA di SD Inpres Hawe
berjalan dengan lancar, tertib, dan aman. Sinergi antara aparat kewilayahan dan
pihak sekolah menjadi faktor penting dalam menciptakan suasana ujian yang
kondusif, sekaligus mencerminkan komitmen bersama dalam membangun kualitas
sumber daya manusia sejak dini di wilayah Papua. (Redaksi Papua)














fteqjhn.png)
Komentar
Tuliskan Komentar Anda!