JAKARTA - Ada yang seru di Balai Kartini! Tenant Amor
Art No. 66 milik PD Cenderawasih gak pernah sepi pengunjung. Semua mata tertuju
pada satu benda aksesoris dari Batu Pyrite. Kilaunya bikin orang yang lewat
spontan mampir sambil bilang, “Wah, ini cakep banget, Bu!” Dari situ obrolan
langsung nyambung.
Ternyata yang bikin Pyrite jadi bahan perbincangan bukan
cuma kilaunya. Tapi karena semua bros, kalung, dan gelang ini handmade sama ibu-ibu Persit. Sambil jaga stan, kami cerita-cerita serunya bikin
aksesoris ini bareng-bareng. Ada yang bagian pilih batu, ada yang pasang
pengait, ada yang bungkusin. Seru! Pengunjung jadi ikut ketawa dan bilang,
“Pantesan bagus, bikinnya aja sambil happy gini.”
Yang paling bikin bangga, banyak ibu ibu dari Persit lain
langsung cobain di tempat. Begitu dipakai, wajahnya langsung sumringah.
Foto-foto bareng, tukeran nomor kontak. Tenant kami jadi mendadak kayak basecamp persaudaraan.
Persit Bisa 2 itu memang tempat pembuktian. Dan kami dari PD
Cenderawasih senang banget karena bisa nunjukin perempuan Persit itu kreatifnya
gak ada lawan. Dari batu yang sederhana, kami bisa bikin karya yang bikin orang
berhenti, memuji, dan pulang bawa cerita.
Jadi kalau Bu-Ibu main ke Balai Kartini, jangan lupa mampir
ke Amor Art tenant No. 66 ya. Kita buktiin bareng bahwa karya Persit itu keren,
dan silaturahminya bikin hati hangat.Ditunggu!














fteqjhn.png)
Komentar
Tuliskan Komentar Anda!