Jayapura – Perkembangan pembangunan Sarana Pendukung Program
Gizi (SPPG) 3T di Kampung Aib, Distrik Kemtuk, Kabupaten Jayapura, terus
menunjukkan progres yang signifikan. Kodim 1701/Jayapura melalui Babinsa
jajaran Koramil secara konsisten melakukan pengawasan ketat di lapangan guna
memastikan seluruh tahapan pekerjaan berjalan sesuai rencana dan standar yang
ditetapkan.
Hingga Minggu (4/1/2026), progres pembangunan SPPG 3T
tersebut telah mencapai sekitar 72 persen. Pada tahapan pekerjaan saat ini,
fokus kegiatan diarahkan pada plesteran dinding bangunan serta pengecoran slof
bagian atas, yang merupakan tahap krusial dalam memperkuat struktur konstruksi
sebelum memasuki fase penyelesaian akhir.
Pasiter Kodim 1701/Jayapura, Mayor Inf Afandi, menjelaskan
bahwa pembangunan SPPG 3T di Kampung Aib merupakan program strategis yang
direncanakan dengan waktu pelaksanaan selama 35 Hari Kerja (HK) dan ditargetkan
selesai tepat waktu sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Ia menegaskan bahwa
ketepatan waktu pengerjaan dan kualitas hasil pembangunan menjadi prioritas
utama.
“Perkembangan pembangunan SPPG 3T di Kampung Aib hingga hari
ini telah mencapai sekitar 72 persen. Saat ini, pekerjaan difokuskan pada
plesteran dinding dan pengecoran slof atas, yang sangat penting untuk
memperkuat struktur bangunan sebelum memasuki tahap finishing,” ujar Mayor Inf
Afandi.
Lebih lanjut, Mayor Inf Afandi menambahkan bahwa pembangunan
fasilitas SPPG 3T ini merupakan bentuk nyata dukungan TNI Angkatan Darat
terhadap program pemerintah, khususnya dalam meningkatkan pelayanan gizi dan
kesejahteraan masyarakat di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Keberadaan sarana tersebut diharapkan mampu meningkatkan akses masyarakat
terhadap pelayanan gizi yang lebih baik dan berkelanjutan.
“SPPG 3T ini diharapkan tidak hanya menjadi fasilitas fisik
semata, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, terutama
dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan, pemenuhan gizi, serta
kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Jayapura,” tambahnya.
Pembangunan SPPG 3T tersebut dilaksanakan atas penugasan
dari Yayasan Manunggal Kartika Jaya, dengan CV Dua Putri Jaya sebagai
kontraktor pelaksana. Proyek ini melibatkan 15 tenaga kerja, terdiri dari 7
orang tukang dan 8 orang pembantu tukang, guna memastikan proses pembangunan
berjalan efektif dan optimal.
Sementara itu, pengawasan teknis di lapangan dilakukan
secara intensif oleh Kapten Inf Warimin untuk memastikan seluruh pekerjaan
dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis, standar mutu, serta target waktu yang
telah ditentukan.
Kodim 1701/Jayapura melalui jajaran Koramil menegaskan
komitmennya untuk terus mengawal dan mengawasi seluruh tahapan pembangunan agar
proyek SPPG 3T ini dapat diselesaikan tepat waktu, berkualitas, dan benar-benar
memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat di Kabupaten Jayapura. (Redaksi
Papua)




1.png)









fteqjhn.png)
Komentar
Tuliskan Komentar Anda!