Sentani – Babinsa Koramil 1701-01/Sentani, Sertu Safirudin,
melaksanakan kegiatan anjangsana dalam rangka Komunikasi Sosial (Komsos)
bersama para penambang pasir di area penambangan Kali Dobokuru BTN Kolam,
Kampung Doyo Baru, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura, Jumat (14/11/2025).
Kegiatan ini bertujuan mempererat kedekatan Babinsa dengan
masyarakat sekaligus memantau kondisi sosial, keamanan, dan aktivitas ekonomi
warga di wilayah binaan.
Dalam kunjungan tersebut, Sertu Safirudin berdialog dengan
sejumlah penambang pasir, termasuk Bapak Edu Nukuboi yang sehari-hari
menggantungkan penghasilan dari aktivitas penambangan di aliran sungai
setempat. Melalui komunikasi yang santai dan penuh kekeluargaan, Babinsa
mendapatkan berbagai informasi terkait situasi kerja di lapangan serta
persoalan yang saat ini dihadapi para penambang.
Salah satu aspirasi yang disampaikan para penambang adalah
rencana kenaikan harga pasir yang akan diberlakukan pada 24 November 2025.
Harga pasir yang sebelumnya Rp 200.000 per truk disepakati naik menjadi Rp
400.000 per truk. Penyesuaian harga tersebut merupakan hasil kesepakatan antara
pemilik lahan dan para pemilik mesin Alkon di wilayah Kabupaten Jayapura.
Kenaikan harga ini dipicu meningkatnya biaya suku cadang
mesin Alkon serta kebutuhan operasional lainnya yang terus mengalami kenaikan.
Sebagai bentuk sikap bersama, para penambang berencana menghentikan aktivitas
sementara atau melakukan mogok kerja selama tiga hari, yakni pada 20–23
November 2025, dan kembali bekerja pada 24 November 2025 bersamaan dengan
pemberlakuan harga baru.
Pada kesempatan itu, Bapak Edu Nukuboi menyampaikan
apresiasi atas kepedulian dan kehadiran Babinsa di lokasi penambangan.
Menurutnya, kehadiran Babinsa menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan
aspirasi, informasi, maupun kendala yang mereka hadapi dalam aktivitas penambangan.
Sertu Safirudin menegaskan bahwa pihaknya akan terus
memantau perkembangan situasi di lapangan guna memastikan stabilitas dan
kondusivitas wilayah.
“Sebagai Babinsa, kami berkewajiban memantau setiap
perkembangan di wilayah, termasuk aktivitas ekonomi masyarakat seperti
penambangan pasir. Dari dialog hari ini, kami menerima aspirasi terkait rencana
kenaikan harga pasir serta berbagai kendala operasional para penambang.
Informasi ini tentu menjadi bahan koordinasi kami dengan pihak terkait agar situasi
tetap aman dan kondusif,” ujarnya.
Ia juga berpesan agar para penambang tetap menjaga keamanan
dan ketertiban serta menjalin hubungan baik dengan seluruh pihak yang
berkepentingan.
“Kami berharap aktivitas penambangan dapat berjalan aman dan
tertib. Babinsa akan terus hadir memberikan pendampingan, memastikan keamanan,
serta mendukung terciptanya stabilitas wilayah. Komunikasi yang baik adalah
kunci untuk menjaga keharmonisan di Distrik Waibu dan sekitarnya,” tutupnya.
(Redaksi Papua)
.png)













fteqjhn.png)
Komentar
Tuliskan Komentar Anda!