Sentani - Dalam
rangka memastikan kelancaran pelayanan kesehatan di wilayah Distrik Kemtuk
Gresi, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, dr. Anton Tony Mote, M.KM., melakukan kunjungan kerja ke Puskesmas Kemtuk Gresi
pada Selasa (8/7/2025).
Kunjungan ini
turut didampingi oleh Babinsa Koramil 1701-14/Kemtuk Gresi, Serka Slamet
Robiantoro dan Serka Eduardo A. Dimara, sebagai wujud sinergi antara TNI dan
pemerintah daerah dalam mendukung layanan publik. Selasa (8/7/2025).
Kegiatan ini
menjadi langkah konkret Dinas Kesehatan pasca insiden pemalangan yang sempat
terjadi di Puskesmas Sawoy pada Juni lalu, yang dilakukan oleh salah satu warga
setempat, Bapak Barens Nasatekay. Menurut dr. Anton, saat ini pihaknya tengah
menempuh proses mediasi untuk menyelesaikan permasalahan tersebut secara
kekeluargaan.
“Kami berupaya
membangun kembali kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan. Masalah
pemalangan sedang kami tangani dengan pendekatan mediasi agar tidak berlarut
dan pelayanan bisa kembali optimal,” tegas dr. Anton.
Selain memastikan keamanan dan kelancaran operasional,
Kadinkes juga meninjau kondisi fasilitas puskesmas serta mengevaluasi kesiapan
lingkungan dan kebersihan area pelayanan. Salah satu keputusan penting dalam
kunjungan ini adalah penunjukan Kepala Puskesmas yang baru, Ibu Maria CH.
Griapon, SKM., M.Kes., yang diharapkan mampu mempercepat pemulihan layanan
serta meningkatkan respons terhadap kebutuhan masyarakat.
“Pergantian ini mempertimbangkan faktor domisili agar
Kepala Puskesmas lebih dekat dengan lokasi kerja. Kepala sebelumnya tinggal di
Jayapura, sehingga kesulitan merespons keadaan darurat seperti yang baru-baru
ini terjadi,” ungkapnya.
Sebagai bagian dari upaya reaktivasi layanan di Puskesmas
Sawoy, Dinas Kesehatan juga telah merancang sejumlah langkah strategis. Di
antaranya adalah pemasangan jaringan internet berbasis Starlink untuk mendukung
sistem informasi digital dan memperlancar komunikasi antar fasilitas kesehatan
di daerah terpencil.
Selain itu, program pelayanan terpadu Jumpa Jayapura
Berseri juga akan diaktifkan kembali secara rutin sebagai bentuk pendekatan
pelayanan berbasis masyarakat, pungkasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Babinsa Serka Slamet
Robiantoro menyampaikan bahwa pihaknya turut mendukung pemulihan layanan dasar
melalui berbagai bentuk kontribusi nyata. Salah satunya adalah peminjaman satu
unit mesin pemotong rumput untuk mendukung proses pembersihan dan penataan
lingkungan puskesmas.
“Aksi ini menjadi bukti sinergitas TNI dengan pemerintah
daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, sekaligus membangun
kembali kepercayaan masyarakat terhadap institusi pelayanan dasar,” ujar Serka
Slamet.
Peran Babinsa dalam kegiatan ini tidak hanya terbatas
pada aspek keamanan, melainkan juga mencerminkan komitmen TNI melalui kegiatan
Pembinaan Teritorial (Binter) dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. Koramil
1701-14/Kemtuk Gresi secara aktif menjalin kerja sama lintas sektor demi
memperkuat fondasi sosial dan pelayanan di wilayah binaannya.
Dengan adanya sinergi antara Dinas Kesehatan dan TNI di
lapangan, diharapkan proses pemulihan layanan kesehatan di Distrik Kemtuk Gresi
dan sekitarnya dapat berjalan lebih cepat, responsif, serta berkelanjutan.
Masyarakat pun diharapkan kembali mendapatkan pelayanan yang layak dan bermutu,
sebagaimana menjadi komitmen bersama antara pemerintah daerah dan aparat
teritorial. (Redaksi Papua)














fteqjhn.png)
Komentar
Tuliskan Komentar Anda!